UTAMA

14.9.21

ASNUR KENDARI DAN ABU HAZIM ADALAH AHLI BID'AH

 As-sunnah Takalar:

■ABDURRAHMAN MAR'IY AL HIZBIY = ABU HAZIM = ASNUR■



(Penyelisihan Abdurrohman Terhadap Ketetapan-Ketetapan Manhaj Salaf Dan Perobahan Laju Dakwah Salafiyyah.


Sesungguhnya perkara yang sangat besar menjadi sebab terjatuhnya seseorang kedalam hizbiyyah adalah menyelisihi manhaj salafi dan merubah laju dakwah yang shohih yang tersusun rapi dengan kitab dan sunnah sesuai dengan pemahaman salafus sholeh,


 penyelisihan itu dalam rangka menolong , membela dan melindungi kebatilan dan para pelaku kebatilan, seperti apa yang dilakukan oleh ikhwanul muslimin dan anak didiknya dengan kaidah mereka: (al muazanah : penyebutan kebaikan dan kejelekan ketika menjarah ahlil bathil), (al-madziroh dan taawun : memberi udzur dalam kesalahan dan tolong menolong dalam kecocokan), (tatsabbut muhdats: pengecekan berita model baru) dan lain-lainnya yang mereka jadikan sebagai tameng dan pembelaan terhadap kebatilan dan pelakunya.


Alloh ta'ala berkata:


: ﴿ أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّهُ ﴾ [الشورى/21]


« Ataukah mereka memiliki sekutu yang membuat syareat bagi mereka yang tidak Alloh idzinkan bagi mereka ?? »


Dan berkata:


﴿ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا﴾ [النساء/82].


« Kalau sesuatu itu datang dari selain Alloh niscaya mereka dapat perselisihan yang banyak didalamnya.»


Berkata Abul Qoosim Al Asbahany رحمه الله:


(وكان التسبب في اتفاق أهل الحديث أنهم اتخذوا الدين من الكتاب والسنة طريق النقل فأورثهم الاتفاق والائتلاف, وأهل البدعة أخذوا الدين من المقولات والآراء فأورثهم الافتراق والاختلاف)


 “Dan sebab ittifaqnya (persatuan) ahlulhadist dikarenakan mereka mengambil dien ini dari kitab dan sunnah, yang dengan itu timbul dari diri mereka persatuan dan kerukunan. 


BERBEDA DENGAN AHLUL BID’AH, MEREKA MENJADIKAN DIEN INI SEMATA-MATA DARI PERKATAAN-PERKATAAN DAN AKAL-AKAL ORANG (YANG BUKAN SEBAGAI DALIL), maka timbul dari mereka PERPECAHAN dan PERSELISIHAN.


Berkata Al Imam Asyathiby رحمه الله:


إن لفظ أهل الأهواء وعبارة أهل البدع، إنما تُطلق حقيقة على الذين ابتدعوها وقدموا فيها شريعة الهوى بالاستنباط والنصر لها والاستدلال على صحتها في زعمهم...) 


« Sesungguhnya lafazh ahlul hawa dan ungkapan ahlul bid’ah, hakekatnya digunakan untuk orang-orang yang melaksanakan bid’ah dan mengedepankan hawa nafsu atas syari'at dengan istinbath dan pertolongan untuknya dan mencari-cari dalil untuk membenarkan bid’ah mereka, menurut dugaan mereka ....» (Al I’tishom 162)



Dan sungguh hizby baru ini  telah menempuh jalan sebagaimana telah ditempuh oleh salaf mereka dari kalangan hizbiyyah dalam menyelisihi  pokok-pokok salaf dan berjalan diatas kaidah-kaidah ahlul bid’ah yang awal mula-mula telah dibuat yaitu:


(1)           Sesungguhnya sebagian masalah kontemporer tidak disyaratkan ada salafnya.


عبد الرحمن المرعي الحزبي كان يقول:


ABDURROHMAN AL MAR'IY AL HIZBIY pernah mengatakan:


أن بعض المسائل العصرية لا يشترط فيها سلف.


sesungguhnya sebagian permasalahan kontemporer tidak disyaratkan padanya salaf. [Lihat Mukhtasho Bayan, hal. 61]


أبو حازم محسن الإندونيسي المبتدع يقول عندما يدافع عن مركز النسائي:


ABU HAZIM AL MUBTADI' MENGATAKAN KETIKA MEMBELA "TN" YANG BID'AH:


ليس كل ما لا يوجد عند السلف فلا يجوز


"Tidak semua yang tidak ada di sisi salaf itu tidak boleh."


وكذا أبو عبد الله أسنور الإندونيسي يقول:


ASNUR MENGATAKAN:


هل الذي لا يفعله السلف حرام؟


ومثل بعدة أمثلة منها:


 بلاط في المسجد، هل له سلف أم لا هل فعله رسول الله صلى الله عليه وسلم أم لا؟


"Apakah yang tidak dilakukan salaf itu haram?"


lalu dia memberikan beberapa contoh di antaranya:


"Kramik lantai mesjid, apakah ada salafnya ataukah tidak? apakah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ataukah tidak?


adzan dalam mesjid (menggunakan mikropon)"


KAMI KATAKAN:


Allah ta'ala berkata:


(كَذَ ٰ⁠لِكَ قَالَ ٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِهِم مِّثۡلَ قَوۡلِهِمۡۘ تَشَـٰبَهَتۡ قُلُوبُهُمۡۗ قَدۡ بَیَّنَّا ٱلۡـَٔایَـٰتِ لِقَوۡمࣲ یُوقِنُونَ)


"Demikianlah telah mengucapkan orang-orang sebelum mereka SEPERTI UCAPAN MEREKA, TELAH SERUPA HATI-HATI MEREKA, sungguh kami telah menjelaskan ayat-ayat bagi orang-orang yang yakin." [Surat Al-Baqarah 118].


INILAH SEBAB SEMUA MUSIBAH YANG MUNCUL DARI MEREKA PADA DAKWAH MEREKA sebagaimana telah lalu sebagian penyebutannya


KETIKA MEREKA SUDAH MEREMEHKAN dan MENYEPELEKAN PERKARA PENGIKUTAN KEPADA METODE SALAF 


("Dan kaidah ini  MEMBUKA PINTU BID'AH BAGI ORANG SESAT dan yang mempunyai pikiran yang menyimpang sebagai sarana untuk meruntuhkan usaha ahlussunnah dalam mengingkari perkara-perkara bid`ah di zaman ini,


dan target kaidah ini adalah memisahkan sebagian permasalahan hukum-hukum syariat DARI PEMAHAMAN SALAF. 


sebagaimana target kaidah sururiyah dengan slogannya:


(عقيدتنا سلفية ومواجهتنا عصرية) .


”Aqidah kami salafiyah, dan arah kami kekinian”) [Lihat Mukhtashor bayan hal. 61-62].


Wallahul musta’an wa 'alaihit Tuqlan.


✍Al-Ustadz Abu Abdirrahman Shiddiq Al-Bughisiy حفظه الله تعال 


@markiztoraut


Repost:

Http://t.me/assunnah_takalar

Al-Qur'an kalamulloh bukan makhluk

 بسم اللــــه الرحمـــــــــن الرحيم


Hukum bagi siapa yang mengatakan Al-Qur'an adalah makhluk.


AsySyaikh AlAllaamah 'Abdul'Aziz bin Abdulloh bin Baaz rohimahulloh ditanya:


📌 السؤال : ﺗﻘﻮﻝ: ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﻣﻦ ﻳﻨﺘﺴﺐ ﺇﻟﻰ ﻣﺬﻫﺐ ﻳﺆﻣﻦ ﺑﺄﻥ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻣﺨﻠﻮﻕ، ﻭﺃﻥ اﻟﻨﺎﺱ ﻻ ﻳﺮﻭﻥ اﻟﻠﻪ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ،


Pertanyaan:


Apa hukum bagi siapa yang mengaku bermazhab yang mengimani bahwa Al-Qur'an adalah makhluk dan bahwasanya manusia tidak akan melihat Alloh dihari kiamat?


✅ الجواب : ﻧﻌﻢ اﻟﺬﻳﻦ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ: ﺇﻥ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻣﺨﻠﻮﻕ، ﻣﻌﻨﺎﻩ ﺇﻧﻜﺎﺭ ﺃﻧﻪ ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ، ﻭﻫﺬا ﻛﻔﺮ ﺃﻛﺒﺮ، ﻭﻫﻜﺬا ﻣﻦ ﻗﺎﻝ: ﺇﻥ اﻟﻠﻪ ﻻ ﻳﺮﻯ، ﻓﻤﻦ ﺃﻧﻜﺮ ﺭﺅﻳﺔ اﻟﻠﻪ ﻓﻲ اﻵﺧﺮﺓ، ﺭﺅﻳﺘﻪ ﻓﻲ اﻟﺠﻨﺔ ﻓﻬﺬا ﻛﻔﺮ ﺃﻛﺒﺮ؛ ﻷﻧﻪ ﻛﺬﺏ اﻟﻠﻪ ﻭﻛﺬﺏ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﻋﻠﻴﻪ اﻟﺼﻼﺓ ﻭاﻟﺴﻼﻡ، 


Jawaban:


Ya, orang-orang yang mengatakan: Al-Qur'an itu makhluq, artinya mengingkari bahwa itu adalah kalam Alloh, dan ini adalah kekafiran yang ​​besar, dan demikian pula orang yang berkata bahwasanya Alloh tidak akan dilihat, maka barang siapa mengingkari dilihatnya Alloh di akhirat, akan dilihatnya di surga, maka ini kufur besar, Karena dia mendustakan Alloh dan mendustakan Rosul-Nya 'alaihissholaatu was salaam,


ﻓﻜﻞ ﻃﺎﺋﻔﺔ ﺃﻭ ﺷﺨﺺ ﻳﻘﻮﻝ: ﺇﻥ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻣﺨﻠﻮﻕ، ﻣﻌﻨﺎﻩ ﺃﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ ﺑﻞ ﻫﻮ ﻛﻼﻡ ﻣﺨﻠﻮﻕ، ﻭاﻟﻠﻪ ﺻﺮﺡ ﺑﺄﻧﻪ ﻛﻼﻣﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ؛ ﻟﻘﻮﻟﻪ ﺟﻞ ﻭﻋﻼ: {ﻭﺇﻥ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ اﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ اﺳﺘﺠﺎﺭﻙ ﻓﺄﺟﺮﻩ ﺣﺘﻰ ﻳﺴﻤﻊ ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ} 

ﻭﻗﺎﻝ ﺗﻌﺎﻟﻰ: {ﻳﺮﻳﺪﻭﻥ ﺃﻥ ﻳﺒﺪﻟﻮا ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ} 


Maka setiap sekte atau orang yang mengatakan: Al-Qur'an adalah makhluk, artinya itu bukan perkataan Alloh melainkan ucapan makhluk, dan Alloh telah menyatakan bahwa itu adalah perkataanNya subhanahu wa ta'ala;  berdasarkan firman-Nya jalla wa 'ala: {Dan jika salah satu dari orang-orang musyrik mencari perlindungan darimu, maka beri dia perlindungan sehingga ia dapat mendengar kata-kata Alloh}, dan berkata Alloh ta'ala: {Mereka ingin mengubah perkataan Alloh}.


ﻭاﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺎﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﻟﻠﻨﺎﺱ: «ﺃﻻ ﺭﺟﻞ ﻳﺆﻣﻨﻨﻲ ﺣﺘﻰ ﺃﺑﻠﻎ ﻛﻼﻡ ﺭﺑﻲ » 

ﻳﻄﻮﻑ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻓﻲ ﻣﻜﺔ ﻗﺒﻞ اﻟﻬﺠﺮﺓ ﻳﻄﻠﺐ ﻣﻨﻬﻢ ﺃﻥ ﻳﺆﻭﻭﻩ ﺣﺘﻰ ﻳﺒﻠﻎ ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ، 


Dan Rosul shollalloohu'alaihi wa sallam dahulu mengatakan kepada manusia: "Apakah tidak ada seorang pun yang beriman kepadaku hingga aku menyampaikan kalimat-kalimat Tuhanku?", beliau mengelilingi mereka di Mekah sebelum berhijrah, meminta mereka untuk melindunginya sampai dia menyampaikan perkataan Alloh.


اﻟﻤﻘﺼﻮﺩ ﺃﻥ اﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭاﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﻛﻠﻬﻢ ﺻﺮﺣﻮا ﺑﺄﻥ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ، ﻭاﻟﻘﺮﺁﻥ ﺩﻝ ﻋﻠﻰ ﺃﻧﻪ ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ، ﻓﻤﻦ ﺯﻋﻢ ﺃﻥ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻣﺨﻠﻮﻕ ﻓﻘﺪ ﺯﻋﻢ ﺃﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﻛﻼﻡ اﻟﻠﻪ، ﻓﻴﻜﻮﻥ ﻛﺎﻓﺮا ﺑﺬﻟﻚ، ﻣﻜﺬﺑﺎ ﻟﻠﻪ ﻭﻟﺮﺳﻮﻟﻪ ﻭﻹﺟﻤﺎﻉ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ، 


Yang dimaksud adalah bahwa Rosululloh shollalloohu'alaihi wa sallam dan semua sahabat menyatakan bahwa Al-Qur'an adalah kalam Alloh, dan Al-Qur'an menunjukkan bahwa itu adalah kalam Alloh, maka barangsiapa yang menyangka bahwasanya Al-Qur'an adalah makhluq (ciptaan) maka dia telah menyangka bahwasanya Al-Qur'an bukan perkataan Alloh, maka dia bisa menjadi kafir karena hal tersebut, mendustakan Alloh dan RosulNya dan juga mendustakan Ijma' kaum muslimin (para sahabat).


📚 المصدر : فتاوى نور على الدرب (1/153)


Fatawa Nur alad Darb


══════ ❁✿❁ ══════

https://t.me/oloumwheqam/16355


🌕🌏🌕🌏🌕🌏🌕🌏🌕🌏🌕


Mutarjim:


أبو إبراهيم بن سالم المكاسري البغيسي الإندونيسي


Chanel TELEGRAM: @ilmui https://t.me/ilmui


WA: https://chat.whatsapp.com/DDnYNv9KQkNGpxDFyy0KNu


#share_gratis_tanpa_meminta_donasi

KUMPULAN BANTAHAN ATAS TN BID'AH VERSI NON MAHROM ALA ABI HAZIM AL HIZBIY

 بسم اللــــه الرحمـــــــــن الرحيم


Kumpulan Link Pembahasan tentang TN (TarbiyatunNisaa/pondok khusus wanita)


1. 🪔 “Tarbiyatun-Nisaa“ tidak ada salafnya.

https://t.me/Nashihatulinnisa/7700


2. Tidak ada keberkahan belajar dengan mondok di asrama TN.

https://t.me/Nashihatulinnisa/7710


3. Pemahaman yang sakit dan kiyas yang rusak tentang pembolehan Tarbiyatun_nisa asrama putri.

https://t.me/Nashihatulinnisa/7739


4. Bangkrut dalam ilmu akhirnya lemah mendatangkan dalil akan bolehnya Tarbiyatun_Nisa

https://t.me/Nashihatulinnisa/7760


5. Mengikuti jejak Yahudi  selangkah demi selangkah dalam menghalalkan segala cara untuk sebuah tujuan.

https://t.me/Nashihatulinnisa/7835


6. ⏳Benarkah berbicara tentang bid'ahnya Tarbiyatun_Nisa (TN) tanpa mahram, akan menabur benih perpecahan?

https://t.me/Nashihatulinnisa/7968


7. Jangan kalian permainkan nash dengan adanya fatwa ulama tentang bolehnya asrama TN putri.

https://t.me/Nashihatulinnisa/7993


8. Nasihat Berharga Untuk para da’i Indonesia Seputar Hukum tinggalnya wanita di pondok-pondok untuk Menuntut Ilmu tanpa mahrom

https://t.me/dars_ustadz_siddiq_markiz_toraut/958


9. CACAT YANG ADA PADA MAKALAH AL INSHAF

https://t.me/dars_ustadz_siddiq_markiz_toraut/1085


10. Di menit² akhir disebutkan sisi kesamaan antara Yayasan dan TN.

https://t.me/dars_ustadz_siddiq_markiz_toraut/1202


11. Fatwa Syaikh Abdulloh Al-Iryani hafidzhohulloh bid'ahnya TN

https://t.me/ilmui/2367


12. Fatwa Syaikh Yahya hafidzahullah seputar Markis Wanita

https://t.me/ilmui/2365


🌕🌏🌕🌏🌕🌏🌕🌏🌕🌏🌕


Chanel TELEGRAM: @ilmui https://t.me/ilmui


WA: https://chat.whatsapp.com/DDnYNv9KQkNGpxDFyy0KNu


#share_gratis_tanpa_meminta_donasi

MEMBOIKOT AHLU BID'AH SETELAH TEGAKNYA HUJJAH

 Syaikh Ahmad An-Najmi rahimahullah berkata:


عند الشباب السلفي غيرة إذا وجدوا مخالفة للسنة في مؤلف أو في شريط، أو رأوا من أهل السنة من يمشي مع المبتدعة بعد النصح أنكروا ذلك ونصحوه أو طلبوا من بعض المشايخ نصحه، فإذا نصح ولم ينتصح هجروه، وهذه منقبة لهم، وليست مذمة لهم. [“الفتاوى الجلية”/1/232-234]


“Para pemuda salafi punya kecemburuan apabila mereka mendapati penyelisihan terhadap sunnah dalam karya tulis atau kaset, atau melihat dari kalangan ahlus sunnah yang berjalan bersama mubtadi’ah (ahlul bid’ah) setelah nasihat, mereka akan mengingkarinya dan menasihatinya atau meminta dari sebagian masyaikh untuk menasihatinya, apabila sudah dinasihati tapi dia tidak menerima nasihat, merekapun menghajrnya, dan ini adalah keutamaan bagi mereka dan bukanlah suatu kekurangan bagi mereka.” [“Al-Fatawa Al-Jaliyyah” 1/232-234, di nukil dari risalah “At-Tajliyah” karya Al-akh Abi Fairuz hafidzahullah].



Sumber:

Risalah Manhaj Ulama Kibar Yang di selisihi khaidir makassar

Disusun oleh Al-Ustadz Abu Abdirrahman Shiddiq Al-Bughisiy حفظه الله تعالى

Http://t.me/assunnah_takalar

DIANTARA SYUBHAT ABU HAZIM SAMPUNG AL MUBTADI'

 Abu Hazim Al mubtadi' berkata:


2⃣ Kita tanya kepada kalian, 

ada tidak pondok pesantren laki laki di zaman Nabi ﷺ?  Kalau anda katakan ada, 

dalilnya adalah Ashhabussuffah yg tinggal di Masjid


Sanggahan: itu salah satu dari sekian dalil, di antaranya lagi rihlahnya sahabat dalam menuntut ilmu seperti Jabir Radhiyallahu anhu rihlah selama sebulan untuk mendapatkan satu hadits, baik itu safar ataukah tidak seperti ibnu Abbas radhiyallahu anhu yang mendatangi sahabat2 Nabi shalallahu alaihi wa sallam sepeninggalan Nabi shalallahu alaihi wa salam, sampai beliau rela tidur di depan pintu rumah ibnu Mas'ud Radhiyallahu Anhu menanti keluarnya dan beliau mengatakan: "ilmu itu didatangi dan bukan dia yang datang sendiri".


Demikian para tabi'in dan tabiut tabi'in setelahnya melakukan rihlah dan tinggal berhari2, bahkan berbulan-bulan sampai bertahun2 mengambil ilmu dari sang guru, sama saja baik itu dengan hijrah atau tanpa hijrah


Mubtadi'Abu Hazim berkata:


Jawab: Anda tidak bisa membedakan antara Ashhabussuffah dg Ponpes


-Ashhabussuffah itu mereka orang yang hijroh dari Makkah ke Madinah karena sebagian tidak punya rumah sehingga mereka tinggal di Masjid jadi itu bukan Ponpes laki laki, 

lha kok disamakan dengan Ponpes bagaimana ?

Itu qiyas ma'a fariq


- Nabi ﷺ mengatakan kepada para Sahabat رضي الله تعالی عنهم siapa yg punya makanan untuk 2 org hendaknya membawa utk 3 org, yg punya makan cukup utk 3 org hendaknya mem awa utk org ke 4, waktu itu Abu Bakar رضي الله تعالی membawa org paling banyak dari Ashhabussuffah


- Nabi ﷺ kira kira mampu mendirikan Ponpes apa tidak?  Jika anda menjawab mampu maka kita katakan kenapa Nabi ﷺ tidak mendirikan padahal waktu itu kan jg butuh ponpes lk2 dg banyaknya anak2 yatim, kebutuhan yg mendesak dst


Sanggahan:


Anda tidak mendatangkan perbedaan ponpes laki2 dengan ashabus suffah melainkan anda hanya menyebutkan mereka adalah muhajirun yang tidak punya tempat tinggal dari Mekkah


Sementara ashhabus suffah bukan hanya dari Makkah saja seperti Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dari Yaman, Salman Al Farisi dari Persia Demikian ada juga yang bukan muhajirun dari kalangan anshor seperti Haritsh bin nu'man Al anshory, Ka'b bin Malik, Handzolah bin Abu 'Amir Al Anshory Radhiyallahu Anhum ajma'in


Maka apa kiranya perbedaan hakikat thullab ahlis sunnah dengan kondisi sahabat tersebut?!

Bukankah kondisi mereka sama dgn kondisi para thullab di Dammaj dahulu yang sebagian mereka ada yang muhajirin dan sebagian lagi bukan muhajirin, demikian dengan markiz dan ma'had ahlus sunnah yang lain meskipun pada beberapa tempat tidak didapati muhajirun atau lebih sedikit drpd yg bukan muhajirun.


dan tidak ada masalah dalam istilah yang menjadi tolak ukur adalah hakikat perkara, wabillahit taufiq.


Kalau anda masih mengingkari kesamaan di atas maka silakan anda mendatangkan perbedaan antara ponpes dengan ahlus shuffah!?

Http://t.me/markiztoraut

SHOLAT DENGAN SUTROH

 🌾بسم الله الرحمن الرحيم 🌾 


🔵 FATWA SYAR'I 🔵


🪵 SHOLAT DENGAN SUTROH 🪵


▪️عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : *(( إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيُصَلِّ إِلَى سُتْرَةٍ، وَلْيَدْنُ مِنْهَا ))*


🔹 Dari abu said al-khudriy -رضي الله عنه- : berkata:  berkata rosululloh -صلى الله عليه وسلم- : 

"Apabila salah seorang di antara kalian sholat, maka hendaklah dia menghadap sutrah dan mendekatlah padanya",


👈🏽 صححه الألباني في 📚 صحيح أبي داود - رقم : (698)


▪️عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : *(( إِذَا وَضَعَ أَحَدُكُمْ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلَ مُؤْخِرَةِ الرَّحْلِ فَلْيُصَلِّ، وَلَا يُبَالِ مَنْ مَرَّ وَرَاءَ ذَلِكَ ))*


🔹 Dari tholhah bin ubaid ulloh -رضي الله عنه- :

Berkata : berkata rosululloh -صلى الله عليه وسلم- :

""Apabila salah seorang dari kalian telah meletakkan di hadapannya seperti kayu yang diletakkan di belakang punggung unta, hendaklah dia shalat, dan janganlah dia memperhatikan orang yang lewat di belakang sutrah tersebut."


📚 صحيح مسلم - رقم : (499)


*▫️السترة :* هي☜ *ما يجعله المصلي أمامه حين الصلاة ، مثل : الجدار ، أو العمود ، أو غيره .*


🔹 sutroh adalah seseorang yang sholat menjadikan di depannya sesuatu keyika ia sholat, seperti : tembok, tiang atau selainnya. 


✍️السؤال⁉️


 *- هل من السنة أن أضع سترةً لمن لم يتخذ سترة ؟*


- Apakah termasuk dari sunnah meletakkan sutroh bagi yang tidak meletakkan sutroh? 


📝الجواب🔻


✅قال العلامة *مقبل الوادعي* رحمه الله :


Berkata al-allamah muqbil al-wadi'iy -رحمه الله- :


*وإذا رأيت أخًا يصلي بدون سترة ووضعت له سترةً فهذا أمر لا بأس به ، وهو من باب التعاون على الخير والتعليم .*


Dan jika engkau melihat  saudaramu sholat tanpa sutrah, dan engkau memberikan sutrah untuknya, maka itu tidak mengapa, dan itu termasuk dalam kategori ta'awun dalam kebaikan dan sebagai pendidikan.


📚 تحفة المجيب :139


Faedah dari Al Ustadz Abu Ayyub Muhammad Amin Al Jawiy حفظه الله


https://t.me/IRSYADUSSALAF

TERMASUK SEBAB TERBESAR YANG MELAPANGKAN DADA SEORANG HAMBA

 🌾بسم الله الرحمن الرحيم 🌾 


🍃 BERKATA AL-IMAM IBNUL QOYYIM -رحمه الله تعلى- :


⬅️ *ومن أعظم أسباب شرح الصدر : العلم فإنه يشرح الصدر ويوسعه حتى يكون أوسع من الدنيا* ،


Dan dari sebab terbesar dari lapangnya dada adalah: AL-ILMU.. bahwa dia melapangkan dada  yang luas sehingga lebih luas dari dunia. 


👈 *والجهل يورث الضيق والحصر والحبس* ،


Adapun jahil(kebodohan) mewariskan kesempitan, pengurungan dan penahanan. 


⬅️ *فكلما اتسع علم العبد انشرح صدره واتسع ، وليس هذا لكل علم ؛ بل للعلم الموروث عن الرسول ﷺ وهو العلم النافع ، فأهله أشرح الناس صدرا وأوسعهم قلوبا وأحسنهم أخلاقا وأطيبهم عيشا* .


Dan ketika seorang hamba luas ilmunya maka akan lapang dadanya dan ini tidak semua ilmu, akan tetapi ilmu dari warisan dari nabi -صلى الله عليه وسلم- yaitu ilmu yang bermanfaat, dan yang memilikinya manusia yang paling lapang dadanya dan luas hatinya dan baik akhlaqnya dan paling baik kehidupannya. 


📔زاد المعاد (٢٤/٢)


Faedah dari Al Ustadz Abu Ayyub Muhammad Amin Al Jawiy حفظه الله


https://t.me/IRSYADUSSALAF